Listrik Indonesia | anyak pengguna perangkat elektronik beranggapan bahwa konsumsi listrik akan berhenti sepenuhnya ketika alat dimatikan. Namun, sejumlah peralatan rumah tangga modern tetap menggunakan daya listrik meskipun berada dalam posisi tidak aktif. Kondisi ini dikenal sebagai standby power atau phantom load, yaitu konsumsi listrik dalam jumlah kecil untuk menjaga fungsi tertentu tetap berjalan.
Fenomena standby power umum ditemukan pada perangkat elektronik yang memiliki fitur siaga, sensor, atau sistem digital. Meski daya yang digunakan relatif kecil, akumulasi konsumsi listrik dari banyak perangkat yang terus terhubung ke sumber listrik dapat memengaruhi penggunaan listrik rumah tangga secara keseluruhan.
Berikut perangkat elektronik yang tetap menyedot listrik meskipun terlihat mati:
1. Televisi (termasuk Smart TV)
Sebagian besar televisi saat ini memiliki fitur standby mode agar bisa menyala lebih cepat atau menerima sinyal dari remote. Meskipun tampak mati, TV tetap mengonsumsi daya kecil untuk menjaga sistem internalnya tetap aktif.
2. Set-Top Box dan Dekoder TV Kabel
Perangkat penerima siaran seperti set-top box atau dekoder TV kabel tetap aktif memperbarui jadwal program dan menjaga koneksi jaringan, bahkan ketika televisi sudah dimatikan.
3. Konsol Game
Konsol seperti PlayStation, Xbox, atau Nintendo Switch tetap dalam kondisi standby untuk melakukan pembaruan otomatis atau menerima sinyal pengaktifan dari controller. Hal ini membuatnya tetap menarik daya dari listrik.
4. Charger dan Adaptor Daya
Charger ponsel, laptop, atau tablet yang masih terpasang di stopkontak tetap menyedot sedikit listrik meski tidak digunakan. Daya yang diserap memang kecil, namun jika dibiarkan terus-menerus, bisa menambah tagihan listrik bulanan.
5. Komputer dan Perangkat Pendukung
Komputer, laptop, monitor, serta printer sering kali masih menyimpan daya untuk fungsi seperti quick start, pengisian USB, atau penerimaan sinyal jaringan. Perangkat-perangkat ini sebaiknya dicabut dari sumber listrik jika tidak digunakan lama.
6. Perangkat Audio dan Video
Sound system, speaker dengan remote, atau receiver audio memiliki lampu indikator dan sensor yang tetap aktif. Komponen ini membuat alat tersebut tetap menarik daya meskipun tombol power sudah dimatikan.
7. Peralatan Dapur Digital
Microwave, oven listrik, dan coffeemaker yang memiliki jam digital atau layar pengatur waktu juga termasuk perangkat yang tetap aktif. Display dan sistem jam internalnya tetap menggunakan listrik agar fungsi waktu tetap berjalan.
8. Router dan Modem Internet
Perangkat jaringan seperti router Wi-Fi atau modem selalu aktif selama terhubung ke listrik. Walau terlihat “diam”, sistem internalnya terus beroperasi untuk menjaga koneksi internet dan komunikasi antarperangkat rumah.
9. Jam Digital dan Indikator Lampu
Perangkat rumah tangga yang memiliki jam digital atau lampu indikator status—seperti AC, TV, atau mesin cuci—tetap mengonsumsi listrik walau perangkat utama tidak digunakan.
10. Televisi dengan Sensor Suara atau Gerak
Beberapa smart TV modern memiliki fitur “instant-on” atau pengenalan suara yang memungkinkan perangkat aktif dengan cepat saat dipanggil. Fitur ini membuat TV tetap memerlukan daya meskipun tampak mati.
Cara Menghemat Daya dari Perangkat Standby
Agar konsumsi listrik lebih efisien, pengguna disarankan mencabut colokan perangkat yang tidak digunakan, atau memakai smart plug yang bisa memutus aliran listrik otomatis. Langkah sederhana ini bisa menurunkan konsumsi listrik rumah tangga secara signifikan.

